Longsor di Puncak, Bogor (Foto: dok. Istimewa)
BOGOR – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bogor kembali memicu bencana alam. Tebing setinggi kurang lebih 15 meter di wilayah Cisarua, Puncak, Bogor, mengalami longsor pada Senin sore (26/1/2026). Peristiwa ini mengakibatkan material tanah dan pepohonan menutup sebagian badan jalan utama yang menghubungkan Bogor dengan Cianjur.
Kronologi dan Penyebab Longsor Cisarua
Berdasarkan laporan lapangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, intensitas hujan yang tinggi selama tiga jam berturut-turut menjadi pemicu utama jenuhnya struktur tanah di lereng bukit. Longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat arus lalu lintas sedang cukup padat.
Material longsoran berupa campuran tanah merah dan bebatuan besar meluncur menutupi lajur kiri jalan arah menuju Jakarta. Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan yang tertimbun langsung, namun satu unit sepeda motor dilaporkan tergelincir akibat licinnya aspal yang tertutup lumpur.
Dampak Lalu Lintas dan Upaya Evakuasi
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor menyatakan bahwa tim reaksi cepat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan manual sambil menunggu alat berat tiba. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Bogor sempat memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kemacetan yang mengular hingga tiga kilometer.
“Kami mengimbau pengendara untuk tetap waspada, terutama saat melintasi titik rawan di sepanjang jalur Cisarua. Saat ini, fokus utama adalah membuka akses jalan agar mobilitas masyarakat tidak terhenti total,” ujar perwakilan BPBD dalam keterangan resminya di lokasi kejadian.
Kesaksian Warga dan Kondisi Terkini
Menurut penuturan seorang saksi mata, Ahmad (42), yang merupakan warga sekitar, suara gemuruh sempat terdengar sebelum tanah perlahan merosot ke jalan. “Suaranya cukup kencang, seperti benda jatuh yang berat. Awalnya hanya sedikit tanah yang turun, tapi beberapa menit kemudian pohon-pohon ikut terbawa,” ungkap Ahmad.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari BPBD, Damkar, dan relawan masih berada di lokasi untuk membersihkan sisa-sisa material. Cuaca di kawasan Cisarua masih terpantau mendung dengan gerimis tipis, yang meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan jika debit air kembali meningkat.
Referensi dan Atribusi
Informasi ini dihimpun berdasarkan data primer dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bogor dan pemantauan langsung terhadap kondisi lalu lintas melalui Satlantas Polres Bogor. Artikel ini disusun sebagai laporan terkini untuk mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan berkendara di zona rawan bencana.
