Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya Tolak Kunjungan Wapres Gibran: Daerah Butuh Solusi Bukan Pencitraan

Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya menyatakan penolakan atas rencana kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Tasikmalaya. Sumber Foto: insiden24.com

TASIKMALAYA – Rencana kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke wilayah Tasikmalaya pada Selasa (20/1/2026) mendapat respons keras dari aktivis kampus. Gabungan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya secara tegas menyatakan penolakan terhadap kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut.

Penolakan ini mencuat hanya sehari sebelum jadwal kedatangan Gibran yang diagendakan mengunjungi sejumlah titik strategis seperti Pasar Cikurubuk, RSUD dr. Soekardjo, SMAN 2 Tasikmalaya, hingga Pondok Pesantren Cipasung.

Alasan Penolakan: Kritik Terhadap Kebijakan Simbolis

Menurut informasi yang dihimpun dari laman Harapan Rakyat, Aliansi Mahasiswa menilai kunjungan tersebut tidak memberikan dampak signifikan bagi permasalahan struktural yang dihadapi masyarakat Tasikmalaya. Mereka menganggap kehadiran pejabat negara di daerah seringkali hanya bersifat seremonial dan pencitraan semata.

“Kami tidak anti terhadap negara maupun pemimpin. Namun kami sangat menolak negara yang hadir jika tidak ada solusi dan pemimpin yang menjauh dari kondisi rakyat yang menderita,” tegas perwakilan aliansi sebagaimana dikutip dari pemberitaan priangan.com pada Senin (19/1).

Mahasiswa menuntut adanya ruang dialog yang lebih substantif daripada sekadar peninjauan pasar atau fasilitas kesehatan. Mereka mendesak pemerintah untuk memberikan solusi nyata terkait stabilitas harga bahan pokok dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Priangan Timur secara permanen, bukan hanya saat ada kunjungan protokoler.

Agenda Kunjungan Kerja Gibran di Tasikmalaya

Meskipun terdapat gelombang penolakan, agenda resmi Wakil Presiden tetap berjalan sesuai jadwal. Berdasarkan data dari BeritaSatu, Wapres Gibran dijadwalkan tiba di Pangkalan Udara TNI AU Wiriadinata pukul 08.30 WIB. Beberapa agenda utama dalam kunjungan kerja ini meliputi:

  • Pasar Cikurubuk: Meninjau aktivitas perdagangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok.

  • RSUD dr. Soekardjo: Melakukan evaluasi terhadap kesiapan fasilitas kesehatan rujukan di wilayah Priangan Timur.

  • SMAN 2 Tasikmalaya: Meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa.

  • Ponpes Cipasung: Bersilaturahmi dengan KH Deni Ramdani Sagara dan melihat inovasi robotik serta AI karya para santri.

Respons Pengamanan dan Situasi Terkini

Menyikapi adanya potensi aksi unjuk rasa, aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri telah disiagakan di berbagai titik strategis di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Melansir laporan Tribratanews, pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif namun tetap menghargai hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

Hingga berita ini diturunkan, Aliansi Mahasiswa tetap pada sikapnya untuk mengawal isu-isu kerakyatan dan memastikan bahwa kehadiran pemerintah pusat di daerah harus dibarengi dengan kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial bagi masyarakat Tasikmalaya.


Referensi Utama:

  • Priangan.com (19/01/2026): Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya Menolak Kedatangan Gibran: Daerah Butuh Solusi, Bukan Pencitraan.

  • Harapan Rakyat (19/01/2026): Kunjungan Wapres Gibran ke Tasikmalaya Ditolak Aliansi Mahasiswa, Ini Alasannya!

  • BeritaSatu (20/01/2026): Kunjungi Tasikmalaya, Gibran Tinjau Pasar dan Sowan ke Pesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *