Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Sumber Foto: radartasik.id
CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai memanaskan mesin birokrasi guna mempersiapkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 yang jatuh pada 12 Juni 2026 mendatang. Meski perayaan masih menyisakan waktu beberapa bulan, diskusi intensif mengenai penentuan tema besar dan rangkaian acara mulai digulirkan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis sejak akhir Januari ini.
Menonjolkan Identitas Lokal Melalui Agrowisata
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Ciamis tahun ini berencana memberikan porsi lebih besar pada sektor agrowisata. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memulihkan sekaligus mengakselerasi ekonomi pasca-pandemi dengan memanfaatkan kekayaan alam Tatar Galuh. Fokus utama perayaan kali ini adalah mengintegrasikan destinasi wisata berbasis pertanian dengan keterlibatan aktif pelaku ekonomi kreatif (ekraf) lokal.
Pihak pemerintah daerah menegaskan bahwa Hari Jadi bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum unjuk gigi bagi produk unggulan daerah. Rangkaian acara diproyeksikan tidak hanya terpusat di area perkotaan atau Alun-alun Ciamis, tetapi juga menyentuh kantong-kantong potensi wisata di pedesaan guna memeratakan dampak ekonomi bagi masyarakat luas.
Pembahasan Tema dan Rangkaian Acara
Dalam rapat koordinasi awal yang berlangsung di Kantor Bupati Ciamis, unsur pimpinan daerah menekankan pentingnya filosofi “Galuh” yang tetap relevan dengan kemajuan zaman. Diskusi tersebut mencakup rencana penyelenggaraan pameran produk kreatif, festival budaya, hingga tur agrowisata yang melibatkan komunitas lokal.
Bupati Ciamis melalui keterangan resminya menekankan bahwa inovasi adalah kunci dalam peringatan tahun ini.
“Kami ingin Hari Jadi ke-384 ini menjadi panggung nyata bagi para pelaku ekonomi kreatif dan petani milenial di Ciamis. Tema yang sedang kami godok akan mencerminkan semangat kemandirian pangan dan daya saing wisata yang berkelanjutan,” ujar perwakilan Humas Setda Ciamis mengutip arahan pimpinan dalam rapat internal tersebut.
Kolaborasi Lintas Sektor
Persiapan dini ini sengaja dilakukan agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memiliki waktu yang cukup untuk menyusun anggaran dan skema promosi yang efektif. Keterlibatan Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) menjadi krusial dalam menyelaraskan agenda pameran dengan jadwal panen raya di beberapa titik agrowisata.
Pemerintah berharap, dengan persiapan yang matang, angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Ciamis pada bulan Juni mendatang dapat meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator bagi para perajin dan kreator lokal untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas melalui bazar dan pameran bertaraf regional yang akan masuk dalam rangkaian event tersebut.
Atribusi dan Referensi: Informasi ini disusun berdasarkan laporan progres koordinasi internal Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis mengenai perencanaan kalender event daerah tahun 2026. Data mengenai fokus agrowisata merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ciamis yang menempatkan sektor pertanian dan pariwisata sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan di Tatar Galuh.
