Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta (c) KTM Factory Racing/Sebas Romero
SEPANG – Paddock MotoGP diguncang kabar burung yang menyebutkan bahwa bintang muda Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun untuk bergabung dengan Ducati Lenovo Team. Rumor yang pertama kali diembuskan oleh media Spanyol, AS.com, ini mengklaim bahwa kesepakatan tersebut diproyeksikan untuk musim 2027 dan 2028, bertepatan dengan pemberlakuan regulasi teknis baru MotoGP.
KTM di Ambang Kehilangan Aset Berharga
Meskipun kontrak Acosta bersama KTM baru akan berakhir pada penghujung 2026, regulasi pasar pembalap yang bergerak sangat cepat memaksa banyak pihak mengambil keputusan lebih awal. Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, dalam wawancaranya dengan Motorsport.com baru-baru ini mengakui bahwa pihaknya belum cukup memberikan bukti performa untuk menahan Acosta lebih lama.
“Kami sadar bahwa kami belum berbuat cukup untuk meyakinkan Pedro agar tetap bertahan setelah 2026. Tes Sepang akan menjadi sangat krusial bagi kami untuk menunjukkan kemajuan yang telah kami capai selama musim dingin,” ujar Pit Beirer sebagaimana dikutip dari Bola.net.
Efek Domino di Pasar Pembalap 2027
Rumor kepindahan Acosta ke Ducati Lenovo diyakini akan memicu efek domino yang besar. Berdasarkan laporan The Race dan Crash.net, jika Acosta resmi mendampingi Marc Marquez di tim pabrikan, posisi Francesco “Pecco” Bagnaia terancam tergeser.
Spekulasi ini diperkuat dengan kabar bahwa Honda mulai bergerak cepat mengamankan Fabio Quartararo karena menyadari peluang mereka mendapatkan Acosta telah tertutup. Laporan dari jurnalis senior Spanyol, Manuel Pecino, yang dikutip melalui Paddock GP, juga menegaskan bahwa Acosta telah membuat keputusan final terkait masa depannya, meskipun pengumuman resmi masih menunggu waktu yang tepat.
Tanggapan Pedro Acosta
Menanggapi panasnya isu ini, Pedro Acosta memilih untuk bersikap diplomatis namun tetap memberikan sinyal yang jelas mengenai dinamika pasar pembalap saat ini.
“Pembalap yang merasa bahagia di tempatnya sekarang akan bertahan, dan mereka yang tidak bahagia akan pindah. Saat ini, fokus saya adalah melihat hasil kerja keras KTM di pramusim ini,” tegas Acosta saat peluncuran tim KTM 2026, seperti dilaporkan oleh AcehGround.
Hingga saat ini, pihak Ducati maupun manajemen Pedro Acosta belum memberikan pernyataan resmi mengenai penandatanganan kontrak tersebut. Namun, dengan performa motor Desmosedici yang masih menjadi tolok ukur di lintasan, bergabungnya Acosta ke tim “Merah” dianggap sebagai langkah logis bagi pembalap yang haus akan kemenangan.
