Kasus Suap Proyek Bekasi: KPK Telusuri Afiliasi Vendor Anggota DPRD dan Periksa Ono Surono

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, memberikan keterangan kepada awak media seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Ono diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang. Dalam keterangannya, Ono mengaku dicecar penyidik mengenai dugaan aliran uang dalam perkara tersebut. Sumber Foto: Detikcom / Grandyos Zafna

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan signifikan dalam kasus dugaan suap “ijon” proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Fokus penyidikan kini mengarah pada keterlibatan anggota legislatif daerah yang diduga memiliki kedekatan dengan pihak penyedia jasa (vendor) serta pendalaman aliran dana ke sejumlah tokoh politik, termasuk Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono.

Dugaan Afiliasi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dengan Vendor

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik tengah mendalami peran salah satu anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Iin Farihin (IIN), yang diduga memiliki hubungan khusus dengan beberapa vendor pemenang proyek. Pemeriksaan terhadap Iin yang dilakukan pada Selasa (13/1/2026) di Gedung Merah Putih, Jakarta, bertujuan untuk mengklarifikasi bukti percakapan elektronik yang telah disita penyidik.

“Saudara IIN diduga terafiliasi dengan beberapa vendor atau penyedia barang dan jasa yang mengerjakan sejumlah proyek di Bekasi. Kami mendalami sejauh mana peran yang bersangkutan dalam mengatur aliran uang dari proyek-proyek tersebut,” ujar Budi Prasetyo sebagaimana dikutip dari laman resmi Antara News dan Metro TV pada Kamis (15/1).

KPK juga mengendus adanya komunikasi intens antara Iin Farihin dengan tersangka HM Kunang (HMK), ayah dari Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Komunikasi tersebut diduga kuat berkaitan dengan upaya memenangkan perusahaan-perusahaan tertentu dalam proses lelang proyek untuk tahun anggaran 2026.

Pemeriksaan Ono Surono Terkait Aliran Dana Suap Ijon

Selain menyasar legislatif daerah, KPK juga memanggil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono (ONS). Ono hadir memenuhi panggilan penyidik pada Kamis (15/1/2026) untuk memberikan keterangan sebagai saksi bagi tersangka utama, Ade Kuswara Kunang.

Menurut laporan Radar Bekasi dan Detikcom, penyidik melayangkan sekitar 15 pertanyaan kepada Ono. Materi pemeriksaan fokus pada dugaan aliran uang dari pihak swasta berinisial SRJ (Sarjan), yang telah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Seusai pemeriksaan, Ono Surono memberikan pernyataan singkat kepada awak media di Gedung KPK. “Iya, ada beberapa hal yang ditanyakan oleh penyidik, termasuk soal aliran uang. Pertanyaan lebih banyak seputar kapasitas saya sebagai Ketua DPD Partai,” jelas Ono.

Konstruksi Perkara dan Fakta Kasus Suap Bekasi

Kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 18 Desember 2025. Hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut telah menetapkan tiga tersangka utama:

  1. Ade Kuswara Kunang (ADK): Bupati Bekasi nonaktif (Penerima).

  2. HM Kunang (HMK): Ayah Bupati Bekasi sekaligus Kepala Desa Sukadami (Penerima).

  3. Sarjan (SRJ): Pihak swasta/kontraktor (Pemberi).

Para tersangka diduga terlibat dalam praktik suap ijon proyek dengan total nilai komitmen mencapai Rp9,5 miliar, ditambah temuan penerimaan lain senilai Rp4,7 miliar. Modus yang digunakan adalah meminta uang di muka kepada kontraktor sebagai jaminan untuk mendapatkan paket proyek strategis di Kabupaten Bekasi yang rencananya akan dikerjakan pada tahun 2026.

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih terus memanggil sejumlah saksi dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi untuk melengkapi berkas perkara dan menelusuri kemungkinan adanya tersangka baru dalam lingkaran korupsi proyek ini.


Referensi Utama:

  • Antara News: “KPK duga anggota DPRD Iin Farihin terkait vendor proyek Pemkab Bekasi” (15/1/2026).

  • Radar Bekasi: “KPK Periksa Ketua PDIP Jabar Ono Surono dan Tujuh Pejabat Pemkab Bekasi” (15/1/2026).

  • Detik News: “Ono Surono Diperiksa KPK Terkait Kasus Ade Kuswara” (15/1/2026).

  • Harian Terbit: “KPK Dalami Uang yang Diterima Ono Surono dalam Kasus Ade Kuswara” (15/1/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *