Rocky Gerung. Sumber Foto: rakyatsultra.id
JAKARTA – Memasuki awal tahun 2026, jagat media sosial Indonesia mulai diramaikan oleh diskusi hangat mengenai ketahanan fiskal negara. Pengamat politik dan filsuf Rocky Gerung melontarkan prediksi tajam mengenai potensi guncangan ekonomi yang diperkirakan memuncak pada Februari 2026. Isu ini semakin liar setelah narasi mengenai “APBN kosong” mulai bermunculan di berbagai platform digital, memicu perdebatan antara optimisme pemerintah dan kritik tajam oposisi.
Fakta di Balik Prediksi Guncangan Februari
Dalam berbagai kesempatan, termasuk melalui kanal YouTube resminya, Rocky Gerung menekankan bahwa Februari 2026 akan menjadi titik uji nyali bagi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Rocky berpendapat bahwa jika pemerintah tidak segera melakukan perubahan mendasar atau “radical break” dalam kebijakan ekonomi, maka gejolak sosial bisa terjadi.
“Jika tidak ada perubahan yang menyejahterakan rakyat, maka itulah yang menjadi dasar kerusuhan. Rocky menduga tenggat waktu tersebut tidak lama, kemungkinan akan terjadi pada Februari 2026,” sebagaimana dikutip dari laporan Tribun Jakarta dalam diskusi mengenai evaluasi kabinet.
Isu ini diperkuat dengan narasi “piring kosong” yang merujuk pada menurunnya daya beli masyarakat kelas bawah di tengah ambisi besar proyek pemerintah. Rocky memperingatkan bahwa elite politik mungkin akan segera berhadapan dengan keresahan ibu rumah tangga akibat tekanan ekonomi di tingkat akar rumput.
Isu APBN Kosong dan Respons Pemerintah
Di sisi lain, rumor mengenai kondisi APBN yang “kosong” atau kritis telah dibantah secara tidak langsung melalui publikasi data resmi. Melansir laporan dari DDTC News, pemerintah justru baru saja mempublikasikan UU APBN 2026 pada awal Januari ini untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaksanaan belanja negara.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menjabat di kabinet saat ini, menyatakan optimismenya bahwa ekonomi Indonesia justru berpeluang tumbuh hingga 6 persen pada tahun 2026. Menanggapi kritik pedas yang sering dilontarkan Rocky Gerung, Menkeu Purbaya sempat berseloroh bahwa jika target pertumbuhan tersebut tercapai, para kritikus seharusnya memberikan apresiasi secara jujur.
Namun, transparansi anggaran tetap menjadi sorotan. Menurut laporan Tempo.co, sejumlah lembaga sempat mengkritik keterlambatan akses publik terhadap dokumen rinci UU APBN 2026, yang secara tidak sengaja ikut menyuburkan spekulasi “anggaran kosong” di media sosial.
Analisis Ekonomi: Optimisme vs Realitas Fiskal
Secara faktual, postur APBN 2026 dirancang cukup ekspansif namun tetap berada dalam koridor disiplin fiskal. Berdasarkan data yang dihimpun dari Media Keuangan Kemenkeu:
-
Target Pertumbuhan Ekonomi: Disepakati sebesar 5,4%.
-
Belanja Negara: Dialokasikan mencapai Rp3.842,7 triliun.
-
Defisit: Dirancang pada angka 2,68% terhadap PDB.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menegaskan dalam acara CFO Club Indonesia pada 22 Januari 2026, bahwa pemerintah tetap confident (percaya diri). “Pertumbuhan di atas 5 persen rasanya sesuatu yang bisa kita dapatkan di tahun 2025 dan 2026,” ujarnya untuk menenangkan sentimen pasar.
Kesimpulan: Siaga di Tengah Ketidakpastian
Guncangan ekonomi yang diprediksi Rocky Gerung pada Februari 2026 tampaknya lebih condong pada peringatan akan adanya social unrest (gejolak sosial) jika efisiensi anggaran tidak dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat. Meski pemerintah menunjukkan data fiskal yang kuat, narasi di media sosial menunjukkan adanya kesenjangan komunikasi antara angka statistik dengan realitas belanja harian masyarakat.
Apakah Februari 2026 akan menjadi bulan penuh guncangan atau justru menjadi pembuktian efektivitas kabinet baru? Semua mata kini tertuju pada implementasi belanja negara di kuartal pertama tahun ini.
Referensi Utama:
-
Tribun Jakarta/Tribun-Video (Januari 2026): Rocky Gerung Prediksi Kerusuhan Februari 2026.
-
Infobank News (22 Januari 2026): Kemenkeu Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen di 2026.
-
DDTC News & Tempo.co (Januari 2026): Publikasi UU APBN 2026 dan Kritik Keterbukaan Informasi.
