‎Kuliah Sambil Mengabdi, Gesit Rizky Gemilang Jadi Wajah Generasi Muda BPD Desa Mulyasari

Banjar/09/2026/, Generasi muda mulai menunjukkan perannya dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa. Salah satunya adalah  Gesit Rizky Gemilang , pemuda berusia  22 tahun yang dipercaya menjadi anggota  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

‎Di usia yang masih sangat muda, Gesit menjadi salah satu figur muda yang duduk di lembaga permusyawaratan desa. Ia bahkan disebut sebagai BPD termuda se-Kota Banjar.

‎Tak hanya aktif mengemban amanah masyarakat, Gesit juga merupakan mahasiswa keperawatan di Kota Banjar.  Kesibukan akademik tidak membuatnya menjauh dari kehidupan sosial. Sebaliknya, ia memilih membagi waktu antara pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat Desa Mulyasari.

‎Keberadaan Gesit di BPD menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan desa. Bagi dirinya, menjadi bagian dari BPD bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

‎Bagi saya, usia muda bukan menjadi penghalang untuk mengabdi. Justru sebagai generasi muda kita harus berani hadir, belajar, mendengarkan masyarakat, dan memberikan manfaat bagi lingkungan tempat kita tinggal,

‎ujar Gesit Rizky Gemilang.

‎Latar belakang pendidikan keperawatan yang ditempuhnya juga membentuk semangat kepedulian terhadap sesama. Nilai pelayanan, kemanusiaan, dan kepedulian sosial yang dipelajarinya di bangku kuliah berusaha ia terapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

‎Gesit menyadari bahwa menjadi anggota BPD di usia 22 tahun bukan perkara mudah. Selain harus mampu berkomunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat, dirinya juga dituntut terus belajar memahami persoalan desa serta menjembatani aspirasi masyarakat.

‎Ia ingin membuktikan bahwa pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Anak muda juga harus berani mengambil bagian dan menghadirkan gagasan-gagasan yang konstruktif bagi kemajuan daerah.

‎Saya ingin anak-anak muda di Kota Banjar tidak takut mengambil peran. Kita bisa tetap kuliah, mengejar cita-cita, sekaligus memberikan waktu dan tenaga untuk masyarakat, katanya.

‎Kehadiran Gesit di BPD Desa Mulyasari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk semakin aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan di lingkungannya masing-masing.

‎Dengan semangat muda, pendidikan yang terus ditempuh, serta kepercayaan masyarakat yang berada di pundaknya, Gesit Rizky Gemilang ingin menjadikan pengabdiannya sebagai proses belajar sekaligus bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

‎Di usia 22 tahun, Gesit memilih tidak hanya berbicara tentang perubahan. Ia mencoba mengambil bagian di dalamnya dari bangku kuliah keperawatan hingga membawa aspirasi masyarakat Desa Mulyasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *