Insanul Fahmi, Vicky Prasetyo, Inara Rusli. Sumber Foto: Sumber : Kolase Instagram/@insanulfahmi/@vickyprasetyo777/@mommy_starla
JAKARTA – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan pernyataan tajam dari selebritas Vicky Prasetyo. Pria yang kerap dijuluki “Sang Gladiator” ini secara terbuka melayangkan sindiran pedas yang diduga ditujukan kepada sosok perempuan yang tengah ramai diperbincangkan sebagai orang ketiga atau pelakor. Lewat unggahan di Instagram pribadinya pada Selasa (20/1/2026), Vicky menyoroti fenomena wanita yang menggunakan topeng agama dan narasi kesedihan untuk mencari simpati publik.
Sindiran Tajam Sang Gladiator: Jangan Jual Agama
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram resminya, Vicky Prasetyo mengawali kritiknya dengan istilah khas “Salam Revolusi”. Ia secara spesifik menyentil perilaku individu yang merusak kebahagiaan rumah tangga orang lain, namun tetap berusaha terlihat suci di mata masyarakat. Berdasarkan laporan dari tvOnenews, sindiran ini muncul di tengah mencuatnya isu keterlibatan Inara Rusli dalam konflik rumah tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi.
“Kali ini aku akan bicara tentang seorang wanita yang mungkin sedang ramai diperbincangkan karena menjadi orang kedua, merebut kebahagiaan wanita yang lain dengan mengatasnamakan agama,” ujar Vicky Prasetyo sebagaimana dikutip dari unggahannya.
Vicky menilai bahwa menggunakan dalih agama untuk membenarkan tindakan perselingkuhan adalah langkah yang sangat fatal. Menurutnya, hal tersebut bukan hanya mencederai institusi pernikahan, tetapi juga merendahkan nilai-nilai religi yang selama ini dijunjung tinggi oleh pelaku itu sendiri di ruang publik.
Kritik Atas Narasi “Jualan Kesedihan”
Tak hanya soal agama, Vicky juga menyoroti pola komunikasi yang sering digunakan oleh sosok yang ia sindir tersebut, yakni dengan menjual narasi air mata. Vicky melihat ada kontradiksi besar ketika seseorang yang dulunya mengaku sebagai korban perselingkuhan, kini justru diduga menjadi pelaku dalam skenario yang sama.
Mengutip laporan Lambe Turah, pria yang dikenal dengan diksi-diksi uniknya ini mengingatkan agar kaum wanita tidak melupakan cara menjadi “mahal” dan tidak mengemis perhatian melalui drama.
“Banyak wanita hari ini lupa caranya menjadi mahal, sibuk jualan air mata, mengemis perhatian laki-laki dengan modal air mata dan drama kesedihan,” tegas Vicky Prasetyo dalam videonya.
Pesan Menohok Tentang Harga Diri
Dalam penutup sindirannya, Vicky memberikan perumpamaan menohok dengan membandingkan perilaku wanita tersebut dengan karakter dongeng Cinderella. Ia menekankan bahwa kehormatan seorang wanita tidak didapatkan dari validasi sesaat di media sosial atau dengan mengumbar tubuh dan kesedihan secara gratisan.
Vicky mengingatkan bahwa menjadi “murah” adalah sebuah kebiasaan, sementara menjadi “mahal” adalah sebuah pilihan sadar. Ia menyayangkan jika seorang figur publik kehilangan harga dirinya hanya demi mengejar perhatian dari suami orang lain.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan Vicky Prasetyo telah menuai ribuan komentar dari netizen. Meskipun Vicky tidak menyebutkan nama secara eksplisit, banyak pihak yang mengaitkan pernyataan tersebut dengan konflik asmara yang sedang viral saat ini. Pihak yang diduga tersindir pun belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Sang Gladiator tersebut.
Referensi Utama: * tvOnenews (20 Januari 2026): “Vickynisasi Bersabda! Vicky Prasetyo Diduga Sentil Inara Rusli dan Insanul Fahmi.”
-
Lambe Turah Media (19 Januari 2026): “Vicky Prasetyo Diduga Sindir Pelakor yang Jual Agama dan Kesedihan.”
