Pastikan Standar Sanitasi, Komisi D DPRD Ciamis Pantau Kesiapan Dapur Gizi di Kawali dan Banjaranyar

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan infrastruktur dapur gizi atau Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) di salah satu wilayah kecamatan. Sumber Foto: Foto: FokusPriangan.id / Dok. DPRD Ciamis

CIAMIS – Menjelang implementasi penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis melalui Komisi D mulai bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur di tingkat kecamatan. Fokus utama pemantauan ini menyasar pada kelayakan Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) atau dapur gizi, terutama dari aspek sanitasi dan higienitas lingkungan.

Uji Kelayakan Infrastruktur di Berbagai Titik

Monitoring yang dilakukan secara maraton ini melibatkan jajaran pimpinan dan anggota Komisi D DPRD Ciamis. Pada pekan ini, tim memfokuskan peninjauan di beberapa titik strategis, termasuk Kecamatan Kawali dan Kecamatan Banjaranyar. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa setiap dapur gizi yang akan beroperasi telah memenuhi standar kesehatan yang ketat sebelum mendistribusikan makanan kepada siswa sekolah.

Kesiapan infrastruktur menjadi variabel krusial karena program ini melibatkan pengolahan makanan dalam skala besar. Jika sanitasi tidak terjaga, risiko kontaminasi pangan dapat mengancam kesehatan para penerima manfaat.

Fokus Utama: Sanitasi dan Ketersediaan Air Bersih

Ketua Komisi D DPRD Ciamis menekankan bahwa pengecekan tidak hanya sebatas pada bangunan fisik dapur, tetapi juga mencakup ketersediaan sumber air bersih dan sistem pembuangan limbah. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, beberapa lokasi di Kawali dan Banjaranyar menunjukkan progres yang positif, meskipun tetap memerlukan pengawasan ketat dalam tahap penyelesaian.

“Kami ingin memastikan bahwa dapur gizi ini benar-benar siap secara teknis. Jangan sampai saat program berjalan, ada kendala terkait kebersihan tempat pengolahan makanan atau sumber air yang tidak memadai,” ujar perwakilan Komisi D saat ditemui di sela-sela kegiatan monitoring di Kecamatan Banjaranyar.

Sinergi Antar-Lembaga untuk Keberhasilan MBG

Dalam keterangan resminya, pihak DPRD Ciamis menegaskan bahwa koordinasi antara legislatif dan eksekutif (pemerintah daerah) adalah kunci. Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar memberikan makanan, namun merupakan investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia (SDM) di Tatar Galuh Ciamis.

Selain aspek fisik, Komisi D juga menaruh perhatian pada pemberdayaan potensi lokal, di mana bahan baku pangan diharapkan bisa diserap dari petani dan peternak di sekitar wilayah kecamatan masing-masing. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah pusat untuk menciptakan kemandirian pangan sekaligus menggerakkan ekonomi desa.

Dengan adanya pengawasan rutin ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Ciamis dapat berjalan sukses tanpa kendala teknis yang berarti, sehingga anak-anak sekolah mendapatkan asupan nutrisi yang sehat, aman, dan berkualitas.


Referensi Utama: Data dan pernyataan ini bersumber dari Laporan Resmi Kunjungan Kerja Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis terkait Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *