Warga Cisauhen Bergerak Sendiri, Jalan Berlubang Dicor Swadaya: Saat Rakyat Bertindak, Di Mana Peran Pemerintah? ‎

26/07/2026,Kota Banjar – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Lingkungan Cisauhen RW 08, Kelurahan Situbatu, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Dengan dana dan tenaga swadaya, warga bergotong royong melakukan pengecoran jalan yang selama ini berlubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

‎Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan masyarakat serta kelancaran aktivitas sehari-hari. Selama ini, kondisi jalan yang rusak kerap dikeluhkan karena berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama saat hujan ketika lubang tertutup genangan air.

‎Inisiatif warga ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat. Namun di sisi lain, aksi tersebut juga menjadi pengingat bahwa pemeliharaan infrastruktur dasar merupakan tanggung jawab pemerintah. Ketika warga harus mengumpulkan dana dan turun langsung memperbaiki jalan, muncul pertanyaan mengenai efektivitas penanganan kerusakan jalan oleh pihak yang berwenang.

‎Masyarakat berharap langkah swadaya ini tidak dipandang sebagai pengganti kewajiban pemerintah, melainkan sebagai bentuk kepedulian warga yang seharusnya mendapat respons melalui perbaikan infrastruktur yang lebih cepat dan berkelanjutan.

‎Warga Cisauhen RW 08 juga berharap pemerintah daerah lebih aktif melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan di lingkungan permukiman, sehingga kerusakan dapat segera ditangani sebelum membahayakan masyarakat.

‎Gotong royong adalah kekuatan masyarakat Indonesia. Namun, semangat tersebut sebaiknya menjadi pelengkap, bukan alasan agar pelayanan publik berjalan tanpa kehadiran negara. Infrastruktur yang layak merupakan hak masyarakat, dan pemerintah diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi secara merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *